Model Internet Broadband bagi Daerah yang tidak Tersentuh Sinyal Komunikasi

Teknologi digital memiliki dampak yang signifikan terhadap pembangunan ekonomi di Indonesia, karena memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan jumlah lapangan kerja di Indonesia.

Di Indonesia, terdapat 19.975 desa yang masih belum memiliki infrastruktur internet. Desa-desa yang populasinya atau kondisi geografisnya membuat desa tersebut tidak mampu mencapai skala ekonomi untuk dibangunkan BTS. Walaupun berada di wilayah area yang tidak tersentuh sinyal komunikasi atau blank-spot, karena berada jauh dari landing point atau last mile . Di sisi lain, prioritas arah pembangunan infrastuktur TIK fokus pada daerah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal).

Diskusi TIK-Talk kali ini khususnya akan membahas bagaimana daerah “unserved” bisa membangun infrastrukturnya secara swasembada dan sekaligus mampu memberikan benefit komersial bagi daerah tersebut, sehingga terbangun self sufficiency atau kemandirian.

Lokasi

Ruang Rapat R3, Kantor Dewan TIK Nasional, Graha MR 21 Lt.6, Jl.Menteng Raya No.21, Jakarta Pusat 10110, DKI Jakarta

 

Berita Terbaru

Berita terbaru dari Wantiknas