Ajak Stakeholder Dorong Ekonomi Digital, Wantiknas Gelar Simposium Nasional Ekonomi Berbasis Inovasi

Jakarta - Selama beberapa dekade terakhir, pertumbuhan ekonomi dunia dipengaruhi oleh perkembangan teknologi yang cukup pesat. Perubahan ekonomi ditandai dengan kemajuan teknologi, munculnya inovasi baru yang meningkatkan perekonomian suatu negara. Terjadinya revolusi industri pada abad 18 hingga sekarang memungkinkan berbagai negara untuk menghasilkan output yang relatif besar dan menjadikan teknologi sebagai pendukung sektor ekonomi di dunia. Tingginya percepatan teknologi dunia ternyata mampu menciptakan berbagai produk baru yang bernilai tinggi hingga terjadinya sebuah bisnis yang memengaruhi perekonomian. Hal ini juga menjadi salah satu sorotan dari Ketua Tim Pelaksana Dewan TIK Nasional (Wantiknas), Ilham Habibie.


“Tantangan dari Indonesia dan tiap negara adalah pemerataan akibat kesenjangan ekonomi digital,” kata Ilham saat memberikan opening speech dalam acara Simposium Multi-Stakeholder TIK Nasional, Selasa (13/11) kemarin.


Dirinya mengatakan dampak revolusi industri terhadap pemerintah akan berakibat pada berbagai hal. “Melihat era revolusi industri 4.0, dibutuhkan adanya perubahan yang responsif dan menyelesaikan lebih cepat dan peka,” tutur Ilham. Ia melanjutkan adanya pembangunan infrastruktur broadband tentu menjadi pendorong ekonomi digital dan memiliki potensi yang cukup besar. Hal ini ditandai dengan menjamurnya penjualan smartphone yang sudah dapat dibeli dengan mudah, ditambah dengan koneksi internet yang menunjang.


Selain itu, munculnya berbagai startup juga menjadi salah satu pembangkit ekonomi digital Indonesia. “Saat ini Indonesia memiliki 4 perusahaan yang unicorn yang nilainya cukup tinggi, seperti Gojek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak. Saya kira ini harus menjadi fokus utama para pemangku kepentingan khususnya pada bidang Fintech. Belum lagi startup lain yang bermunculan, ini merupakan potensi ekonomi digital Indonesia yang menjadi perhatian lebih,” katanya.


Dalam acara yang mengusung tema “Menuju Ekonomi Berbasis Inovasi” ini, Ilham juga menekankan perlunya penetapan sosok pemimpin TIK Nasional dan meminimalisir dampak negatif pembangunan broadband yang semakin pesat di Indonesia. “Perlunya National Chief Information Officer (NCIO) untuk menjalankan isu-isu strategis bersama dengan pemerintah dan pelaku industri,” tutup Ilham. 
 

Rate this article:

https://github.com/igoshev/laravel-captcha

Recent Post

Latest News from Wantiknas