24 July 2017
Jajaran Rektorat Telkom University Bandung sesaat setelah mengadakan rapat koordinasi dengan Dewan TIK Nasional (6/3/2017).
Jajaran Rektorat Telkom University Bandung sesaat setelah mengadakan rapat koordinasi dengan Dewan TIK Nasional (6/3/2017).

Telkom University Siap Dukung Wantiknas Membangun Bangsa yang Ber-ICT

Garuda Sugardo, selaku anggota Tim Pelaksana Dewan TIK Nasional (Timlak Wantiknas), Senin (6/03) kemarin mengadakan rapat koordinasi dengan Telkom University di, Bandung. Seperti kita ketahui bersama, bahwa kalangan akademia merupakan salah satu stakeholders dari Wantiknas.

Mochammad Ashari, Rektor Telkom University (Tel-U), bersama jajarannya menyambut hangat kehadiran Garuda Sugardo yang saat berkunjung didampingi oleh Gerry Firmansyah, Ketua Tim Sekretariat Wantiknas.

Memperkenalkan apa dan bagaimana Wantiknas selama ini, menjadi salah satu agenda kunjungan yang diusung oleh Timlak Wantiknas guna semakin memperluas jaringan dengan para stakeholder.

“Lembaga kami ini (Wantiknas, red), dulunya bernama TKTI (Tim Koordinasi Telematika Indonesia), namun pada 2006 berganti menjadi Dewan TIK Nasional”, ujar Garuda Sugardo saat memperkenalkan diri.

“Fungsi dan tugas Wantiknas selain memberikan arahan strategis dan menyelesaikan permasalahan sektor TIK Nasional, juga memiliki fungsi koordinasi dengan para stakeholder, dimana salah satunya adalah pihak kampus”, lanjut Garuda.

Secara garis besar, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) antara Tel-U dengan Wantiknas memiliki kesamaan, yakni bagaimana mengembangkan bangsa melalui sektor TIK.

“Setelah kami mendengarkan apa yang disampaikan oleh pak Garuda, menurut saya ada kesamaan antara Tel-U dengan Wantiknas, yaitu memiliki tupoksi yang sejalan”, kata Mochammad Ashari dalam sambutannya.

“Telkom University siap membantu dan bekerja sama dengan Wantiknas membangun bangsa Indonesia yang mampu memaksimalkan peran TIK”, imbuh Ashari sembari memperkenalkan jajarannya yang turut menyambut kehadiran Wantiknas di kota kembang.

Menyusun konsep smart city untuk kebutuhan TIK nasional, merupakan salah satu fokus kegiatan Wantiknas guna meningkatkan mutu layanan pemerintah kepada publik, sehingga mampu meningkatkan daya saing bangsa di mata internasional.

Smart city saat ini sudah menjadi sebuah kebutuhan, agar dalam implementasi smart city bisa tepat sasaran dengan kebutuhan di suatu daerah, maka perlu adaptasi dengan kearifan lokal”, jelas Garuda.

“Untuk itu, kami berharap bisa menggandeng Tel-U untuk dapat membangun smart city di wilayah perkampusan”, tambah Garuda optimis.

Perkembangan smart city untuk wilayah akademisi di kota Bandung, menurut Ashari bukanlah hal baru, karena di kampus Tel-U sendiri sudah memberlakukan sistem belajar mengajar berbasis smart city.

“Seluruh sistem operasi di Tel-U sudah berbasis TIK. Demikian juga dengan program studi di Tel-U sudah diarahkan ke smart city guna membentuk smart people”, kata Ashari.

Di samping itu, Tel-U juga berharap bisa berkontribusi lebih membangun TIK Nasional salah satunya melalui keanggotaan Wantiknas di Tim Penasihat.

“Tel-U sangat siap mendukung segala hal yang terkait dengan perkembangan TIK nasional, Semoga kami bisa menjadi salah satu anggota dari Dewan Penasihat Wantiknas”, lanjut Ashari sambil menutup rapat. (sb/fs)