24 July 2017
Jika jaringan 2G ditutup, maka penetrasi 3G dan 4G di Indonesia akan meningkat.
Jika jaringan 2G ditutup, maka penetrasi 3G dan 4G di Indonesia akan meningkat.

Benarkah Layanan 2G Akan Ditutup?

Saat ini seluruh dunia sedang berbicara mengenai rencana jaringan 5G yang akan datang sebagai bentuk penyempurnaan dari jaringan 4G. Sedangkan jaringan 4G sendiri masih menjadi primadona hingga awal tahun 2017 ini. Berbeda dengan jaringan 4G, jaringan 3G seolah mulai tergeser walaupun masih banyak pengguna setia 3G di dunia, termasuk di Indonesia. Lalu bagaimana dengan keberadaan jaringan 2G sekarang?

Jika dilihat di pasar industri telekomunikasi, pengguna jaringan 2G di Indonesia masih mencapai 60% hingga 70%. Kebanyakan pengguna menggunakan jaringan 2G untuk SMS dan komunikasi suara.

Diperkirakan migrasi jaringan 2G menuju 3G ataupun 4G membutuhkan waktu hingga 5 tahun. Bukan perkara mudah untuk menghapus 2G dari Indonesia, karena pasar 2G masih digunakan oleh beberapa kalangan dan operator telekomunikasi belum sepenuhnya balik modal untuk investasi jaringan 2G.

Beberapa negara yang sudah melarang penggunaan jaringan 2G tahun 2017 antara lain Amerika, Singapura dan Australia. Beberapa operator telekomunikasi di Singapura akan serentak menutup jaringan 2G pada April tahun ini.

Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika terus mendorong agar seluruh operator mempercepat penghapusan 2G, dan segera beralih ke layanan 4G.

Memang belum ada tanggal resmi penutupan jaringan 2G di Indonesia, namun melihat situasi negara lain dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, pentupan 2G perlu segera direalisasikan. Hal ini untuk efisiensi industri telekomunikasi serta untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. (ar/fs)

Referensi